Sejarah adalah rekaman peristiwa masa lampau yang disusun berdasarkan peninggalan dan penuturan turun-temurun sebagai pedoman bagi generasi mendatang. Begitu pula dengan Gampong Meunasah Geulinggang yang terletak di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. Kisah berdirinya gampong ini tidak terlepas dari nilai-nilai religius, adat istiadat Aceh, serta bentang alam yang menyelimutinya.
Secara etimologi, nama gampong ini terdiri dari dua kata yang sarat akan makna lokal:
Meunasah: Merupakan pusat ibadah, musyawarah, dan episentrum kegiatan sosial-keagamaan bagi masyarakat Aceh. Keberadaan meunasah di awal pembentukan pemukiman menandakan bahwa komunitas ini dibangun di atas landasan keislaman yang kuat.
Geulinggang: Diambil dari nama tumbuhan lokal (pohon/daun geulinggang) yang dahulu banyak tumbuh subur di kawasan ini. Tumbuhan ini dikenal memiliki berbagai khasiat herbal dan menjadi penanda geografis yang melekat di benak masyarakat kelumpok awal.
Penggabungan kedua kata tersebut melahirkan nama Meunasah Geulinggang, sebuah pemukiman yang diberkahi dengan pusat spiritualitas yang makmur di tengah lingkungan alam yang kaya.
Seiring berjalannya waktu, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kebutuhan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, Gampong Meunasah Geulinggang kini terbagi menjadi 4 wilayah dusun yang menjadi pilar penggerak komunitas, yaitu:
Dusun Ujong Mesjid
Dusun Mancang Apui
Dusun Calok Tupih
Dusun Ujong Gampong
Masyarakat Meunasah Geulinggang sejak dahulu dikenal sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi nilai gotong royong (meuraseuki/meusaya) dan syariat Islam. Berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, gampong ini terus berbenah secara administrasi tanpa menanggalkan identitas adat reusam yang diwariskan oleh para leluhur.
Sebagai wilayah dataran rendah yang subur, sejarah perkembangan ekonomi gampong ini juga diwarnai oleh ketangguhan masyarakatnya dalam mengelola sektor pertanian dan perdagangan, menjadikannya salah satu gampong yang terus berkembang secara mandiri di koridor Jl. Matang Kupila, Lhoksukon.